Untuk yang sedang bingung tentang perselingkuhan…atau sekedar tahu sebagai tambahan modal untuk mengingatkan orang lain yang sedang bingung baik itu laki-laki atau perempuan…..

Have  a nice day………..

Haruskah saya harus melanjutkan perselingkuhan

dengan laki-laki yang telah beristri….?

Selama 3 tahun terakhir saya menjalani hubungan cinta yang sangat menyenangkan dengan seorang laki-laki yang sensitif dan penuh pengertian. Dia adalah segalnya yang pernah saya inginkan, tapi ada satu masalah yaitu dia telah menikah..Dia mengatakan bahwa dia tidak lagi mencintai istrinya, tapi tidak bisa meninggalkannya karena khawatir dengan kebahagiaan kedua anaknya yang bverumur 4 dan 7 tahun.

Teman-teman saya mengatakan saya gila mau terlibat hubungan yang seperti ini, tapi dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya menyadari bahwa keinginannya untuk membina rumah tangga dengan saya lebih besar lebih besar di banding dengan keinginannya dengan pasangannya yang sekarang. Saya mau menunggnya…Bagaimana pendapat anda  ?

———————****———————

Bagaimana pendapat saya…? Saya kira teman-teman anda tidak salah. Saya kira anda sedang membodohi diri anda sendiri. Saya kira anda sedang menikmati kebahagiaan sisa dari orang lain. Saya kira anda akan terbangun pada suatu hari nanti dan merasa diperalat dan di  khianati.

Anda mengatakan bahwa laki-laki ini segalanya yang pernah anda inginkan, tapi anda melupakan satu kualifikasi yang penting. Dia tidak bisa anda miliki. Saya tidak peduli pada apa yang laki-laki itu katakan pada anda atau apa yang ingin anda percayai. Kenyatannya adalah pasangan anda saat ini terikat perkawinan dan hidup bersama orang lain dan tidak ingin meninggalkan keluarganya. Mengertikah anda…? Dia bukan milik anda Mengapa anda sampai memilih laki-laki yang tidak bisa anda miliki..? dan apakah sebenarnya dengan "bisa dimiliki" . Ini bukanlah kebetulan bahwa anda berakhir dalam hubungan dengan laki-laki yang sudah menikah.

Tentang fantasi anda bahwa dia akan menikahi anda dengan segenap hatinya itu tak lebih dari omong kosong belaka. Lihatlah kenyataan apakah anda melihat dia hidup dengan anda ? Pernahkah anda mendengar dia memperkenalkan anda kepada orong lain sebagai kekasihnya ? Apakah anda memakai cincin perkawinannay di jari manis anda ? Pernahkah anda ingat dia menghabiskan waktu natal/lebaran bersama anda ? jawabnya "Tidak pernah" karena dalam lubuk hatinya dia milik orang-orang yang telah dipilihnya, ingat orang-orang yang telah dipilihnya…yaitu istri dan anak-anaknya. Saya tidak mengatakan bahwa tidak tidak pernah mengatakan bahwa dia akan meningkankan segalanya demi anda. Saya yakin hal-hal seperti itulah yang sedang dia hadapi. Tapi intinya adalah Anda hanyalah kekasih gelapnya bukan istrinya.

Setiap wanita yang sedang menjalin hubungan gelap dengan laki-laki yang telah menikah apalagi telah memiliki anak harus menyadari satu hal, yaitu Anda telah mempermudah laki-laki ini untuk menciptakan dan memanfaatkan anda. Dia pasti berpikir "Mengapa harus merusak satu hal yang memberimu kenikmatan dan meninggalkan anak dan istrinya. Lagipula dengan cara ini dia bisa melampiaskan nafsu seksualnya denag dua wanita. Jangan percaya bahwa dia bersikeras mencitai anda lebih dari istri dan anak-anaknya. Yang ada adalah dia akan berusaha agar tidak menyakiti istri dan anak-anaknya. Dia juga berupaya untuk agar tampak sebagai kepala keluarga yang baik di depan teman-teman dan sanak familinya dengan menghindari perceraian. Dia harus tinggal di rumah kecilnya yang nyaman daripada dengan anda. Dia harus tetap bisa mengendalikan permainan. Permaianan dengan anda dan dia tidak mau anda paksa….

Tentang ilusi anda bahwa dia sedang menunggu anak-anaknya lebih besar dulu, lupakan saja. Inilah saran saya :

"Akhiri hubungan itu sekarang juga. Lakukan sesuatu yang terhormat untuk diri anda sendiri, untuk istri dan anak-anak laki-laki ini, keluarga, bahkan untuk laki-laki yang anda cintai itu."

Jika dia bisa meninggalkan anak dan istrinya berarti dia bukan laki-laki seperti yang anda ceritakan. Laki-laki yang sensitif dan penuh pengertian.

Salam….

Di Sadur dari Klub Pengembangan Kebribadian

pengembangan-kepribadian@yahoogroups.com